Senin, 13 Agustus 2012

Matematika



Saya kembali teringat petuah bijak dari seorang sosok yang pernah mengajari matematika dijaman menengah pertama. Seorang sosok yang sederhana dan cinta terhadap murid-muridnya. Terkadang ia membiarkan murid tercintanya untuk berenang di lapangan atau berlari dikoridor tanpa seragam dikala pelajarannya. Syarief namanya, petuah bijaknya akan selalu menempel di kepala saya.


'Seng makan mati. Makan seng apalagi'

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar